tips pembangunan pondasi rumah yang tinggi dan kokoh

Keluarga kecil barang tentu menginginkan tempat tinggal yang sesuai dengan kebutuhan akan penghuninya, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya.  Desainnya yang unik dan menarik bisa lebih mengekpresikan jiwa pemilik dan penghuninya, dengan bantuan seorang arsitek kita bisa mewujudkan impian melalui rumah tumbuh yang sempurna untuk keluarga. 

Tidaklah heran bahwa banyak pihak kontraktor yang kerjaannya membangun hunian ideal bagi pihak yang menggunakan jasanya, dengan menyediakan pilihan yang sesuai permintaan bahkan type 45 berbagai gaya desain.  Mulai dari desain tipe perumahan standar; hunian cluster maupun townhouse dengan harga kisaran murah dan terjangkau hingga kisaran harga sampai tingkat fantastis.  Dengan pemanfaatan ruang yang maksimal dan efektif, denah rumah type 45 dimana biasanya akan menghabiskan anggaran yang relatif lebih sedikit dalam berbagai aspek perancangan desain; pembangunan sampai perawatan bila dibandingkan dengan rumah yang ukuran lebih besar.

Membangun rumah baru dari awal harus dimulai dengan skema pondasi yang kokoh; kuat tidak asal jadi seperti rumah kebanyakan zaman dulu sehingga bisa dipastikan wajib bagus dalam kualitas bahan yang digunakan maupun tingkat kedalamannya.  Fokus yang utama dikarenakan bangunan akan digunakan dalam jangka waktu yang panjang supaya diperhatikan dengan seksama, banyak faktor jadi pertimbangan dari cara mengatur setting pondasi yang keliru; pemilihan material yang digunakan hingga struktur tanah tempat bangunan berdiri.  Jika pondasi tidak dalam kondisi yang bagus tentunya banyak efek yang akan timbul di kemudian hari seperti efek paling ringan yaitu retak-retak pada dinding hingga bangunan roboh yang pastinya tidak diinginkan.

Sebelum kita membangun pondasi yang tinggi dan kokoh, pastikan telah mengupayakan :

* cek kondisi tanah memiliki karakter keras atau lunak, apabila gembur maka lakukan pemadatan terlebih dahulu

* jika didapati kondisi tanah miring maka diatasi dengan jenis struktur bertingkat supaya membantu menghemat ongkos pengurukan

* penggambaran rancangan pondasi dengan tepat

* melakukan penggalian dengan kedalaman bila diperuntukkan bangunan rumah tinggal cukup sedalam 40-50 cm dengan lebar 30-40 cm, dengan catatan bila kondisi tanah bertekstur lembut diupayakan penggalian harus lebih dalam

* memasang pondasi dengan batu kali, pemasangan batu bata disesuaikan dengan titik benang yang ditentukan oleh bowplank

* memasang besi tiang yang sudah dianyam dengan kawat ikat

* menambahkan bekisting untuk sloof, dimana pemasangan harus rapi dan kuat

Melalui beberapa tahapan di atas diharapkan terciptanya pondasi kokoh yang bisa menopang bangunan diatasnya dalam jangka waktu yang panjang dan tahan lama tanpa ada kendala yang berarti.