
Pringsewu adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Lampung Selatan. Kabupaten Pringsewu memiliki luas sekitar 1.500 km2 dan berpenduduk sekitar 200.000 jiwa. Pringsewu merupakan salah satu kabupaten terbesar di Provinsi Lampung Selatan. Kabupaten Pringsewu berbatasan dengan Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Tanggamus di sebelah barat, Kabupaten Way Kanan di sebelah timur, Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Tulang Bawang di sebelah utara, serta dengan Selat Sunda di sebelah selatan.
Kabupaten Pringsewu memiliki iklim tropis dengan curah hujan rata-rata 2.000 – 4.000 mm per tahun. Suhu rata-rata berkisar antara 20 – 30 derajat Celsius. Pringsewu memiliki 4 musim, yaitu musim semi (Februari – April), musim panas (Mei – Juli), musim gugur (Agustus – Oktober), dan musim dingin (November – Januari).
Pringsewu memiliki beberapa objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, antara lain Gunung Sewu, Pantai Watudodol, Pantai Pulau Panggung, Taman Nasional Way Kambas, Bukit Cinta, dan Danau Way Tembakul. Selain itu, Pringsewu juga memiliki beberapa objek wisata budaya yaitu Museum Lampung, Candi Benteng Kotakarang, Candi Batu Undan, Candi Kawitan, Candi Gedong Songo, Pusat Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu, serta Kampung Adat Wetan Penengahan.
Dari sekian banyak objek wisata yang ada di Kabupaten Pringsewu, salah satu yang paling terkenal adalah Gunung Sewu. Gunung Sewu berada di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Kalianda. Gunung Sewu memiliki ketinggian 1.929 m dpl dan merupakan gunung tertinggi di Kabupaten Pringsewu. Di puncak Gunung Sewu terdapat sebuah patung Dewa Wisnu dengan tinggi 10 m yang menjadi daya tarik utama wisatawan. Untuk mendaki Gunung Sewu biasanya dilakukan dari jam 03.00 – 04.00 pagi karena cuaca pagi biasanya tidak begitu panas dan udara masih segar. Mendaki Gunung Sewu dari pintu gerbang Wisata Alam Gunung Sewu membutuhkan waktu sekitar 4 – 5 jam dengan jarak tempuh sekitar 10 km.
Selain Gunung Sewu, ada juga Pantai Watudodol yang berada di Desa Watudodol Kecamatan Rajabasa Selatan. Pantai Watudodol menawarkan keindahan alam yang sangat indah dengan pasir putihnya yang lembut serta air lautnya yang berwarna hijau tosca. Disamping itu, Pantai Watudodol juga menyediakan berbagai fasilitas wisata bagi para wisatawan seperti villa, café, restoran, dan kolam renang mini untuk anak-anak. Fasilitas-fasilitas tersebut tentunya akan membuat liburan Anda semakin menyenangkan!
Jenis dan Ukuran Baja Ringan Pringsewu
Baja ringan pringsewu adalah material konstruksi yang terbuat dari campuran bahan utama seperti pasir silika, kerikil, tanah liat dan semen Portland. Baja ringan digunakan sebagai material struktur untuk bangunan gedung dengan lantai lebih dari 3 lantai. Baja ringan berbeda dengan baja beton dan baja tulang rawan karena teksturnya yang halus dan rata serta memiliki bobot yang lebih ringan sehingga lebih mudah dalam pemasangan dan pembongkaran. Baja ringan dibagi menjadi 2 jenis yaitu baja ringan celah dan baja ringan non celah. Kedua jenis baja ringan tersebut memiliki ukuran yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan konstruksi.
Baja ringan celah tersedia dalam ukuran 200mm x 600mm x 1200mm dan 400mm x 600mm x 1200mm. Baja ringan celah 200mm x 600mm x 1200mm digunakan untuk bangunan dengan lantai 3-5 lantai sedangkan baja ringan celah 400mm x 600mm x 1200mm digunakan untuk bangunan dengan lantai 6-8 lantai. Baja ringan non celah tersedia dalam ukuran 200mm x 400mm x 1200mm, 400mm x 400mm x 1200mm dan 600mm x 600mm x 1200mm. Baja ringan non celah 200mm x 400mmx 1200mm digunakan untuk lantai 1-3, baja ringan non celah 400mm x 400mm x 1200mm digunakan untuk lantai 4-6 dan baja ringan non celah 600mm x 600mm x 1200mm digunakan untuk lantai 7 ke atas.
Bahan utama dalam pembuatan baja ringan adalah pasir silika yang memiliki kandungan silika (SiO2) sebesar 85-95%. Pasir silika sangat cocok digunakan sebagai material struktur karena memiliki ketahanan terhadap sejumlah besar gaya mekanik seperti tarik, tekan dan gesek. Selain itu, pasir silika juga memiliki sifat anti korosi dan anti api sehingga sangat cocok digunakan untuk struktur bangunan gedung. Kerikil yang merupakan bahan sekunder dalam pembuatan baja ringan memiliki kandungan silika sebesar 60-90%.
Kerikil mampu meningkatkan kekuatan tekan dan tarik pada baja ringan sehingga sangat cocok digunakan untuk material struktur bangunan. Tanah liat yang merupakan bahan terakhir dalam pembuatan baja ringan memiliki kandungan silika sebesar 40-60%. Tanah liat mampu meningkatkan kekuatan tekan pada baja ringan sehingga cocok digunakan sebagai material struktur bangunan.
Semen Portland adalah bahan yang digunakan untuk mengikat semua bahan utama dalam pembuatan baja ringan. Semen Portland adalah jenis semen yang paling sering digunakan di Indonesia karena harganya yang relatif murah dan mudah didapatkan. Semen Portland juga memiliki kekuatan tekan yang cukup tinggi sehingga cocok digunakan untuk material struktur bangunan.
Readymix Tangerang adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan penjualan baja ringan. Readymix Tangerang menyediakan berbagai jenis dan ukuran baja ringan sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Readymix Tangerang juga menyediakan semen Portland dan pasir silika dalam jumlah yang banyak sehingga Anda tidak perlu khawatir kehabisan material saat melakukan konstruksi.